Ketua Koperasi KPRI Infokom Padang, Suardi Dalam RAT 2017 bersama anggota KPRI Infokom Padang di Bandung 

Infonusantara -- Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi KPRI Infokom Kota Padang Tahun 2017 dilaksanakan di Kota Bandung di ikuti sebanyak 28 orang anggota dari 56 orang semua peserta anggota Koperasi KPRI Infokom Kota Padang.

Ketua Koperasi KPRI Infokom Kota Padang Suardi Junir mengatakan,  dari 28 anggota yang hadir mengikuti RAT 2017 ini, berarti sudah mencukupi dan memenuhi syarat untuk di lakukan Rapat Anggota Tahunan 2017 yang kita laksanakan di Bandung, Jum'at malam (26/1).

Dalam laporanya Suardi menyampaikan bahwa kondisi keuangan KPRI Infokom Kota Padang sampai sekarang sangat baik dan jelas sama sekali arah perputaran keuangannya. Kegiatan simpan pinjam tahun 2017 yang di jalankan tahun buku 2017 KPRI Infokom memperoleh sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp. 66.408.096.- .Laporan keuangan ini di terima dengan baik oleh seluruh anggota yang hadir dalam RAT 2017 di Bandung.


"Dikatakan, Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai pemegang kekuasaan tertinggi  dalam tantangan kehidupan perkoperasian dan merupakan forum dialog, memberikan tanggapan, evaluasi dan penyampaian saran guna kelancaran roda organisasi suatu usaha koperasi," sebut Suardi.

Pada Rapat  Anggota Tahunan 2017, agenda rapat yang di bicarakan antara lain sebagai berikut 1. Laporan pengurus Suardi.  2. Laporan Badan Pengawas Richardi Akbar 3. Pengesahan laporan tahunan pengurus dari anggota. 4. Penyusunan program kerja tahun 2018.

Disamping itu, Suardi mengingatkan bila ada nantinya ada kekurangan jangan ada di bumbui dengan hal tak baik sehingga bernilai negatif tentu jelas merugikan organisasi yang kita miliki ini. "Kita harus bangga karena pandangan orang terhadap koperasi infokom sampai sekarang sungguh baik dan bahkan banyak ingin bergabung, tapi karena RAT melarang cukup anggota sekitar 60 orang tidak boleh lebih,"  kata Suardi.

Dalam kesempatan Suardi juga agak mengeluh, sebab sebagian dari anggota koperasi ada yang sering terlambat membayar kewajibannya yaitu mencicil angsuran hutang terhadap pinjamannya. Padahal koperasi telah menolong dan meringankannya yang bersangkutan saat dia membutuhkan dana segar.

Suardi juga menyampaikan saat menghadapi Sekda dan Sekda Asnel bertanya kenapa Koperasi Infokom RATnya kok sampai ke Kota Bandung dan jawabannya bahwa pelaksanaan RAT 2017 ini sudah kesempatan RAT tahun 2016 lalu. Hal ini juga sambil penyegaran anggota sekaligus kunjungi objek wisata di Kota Bandung.

"Dalam kesempatan itu juga  disampaikan bahwa kemajuan keuangan koperasi KPRI Infokom yang di kelola secara profesional tiap tahun hasilnya selalu bertambah besar, saat ini setiap anggota dapat meminjam dana segar sebesar Rp. 45 juta, " ungkap Suardi, Ketua Koperasi yang juga menjabat Kepala Badan kominfo Kota Padang ini.

Semantara Richardi Akbar selaku Badan Pengawas Koperasi KPRI Infokom Padang dalam kesempatan itu memohon kerja sama yang terjalin dengan baik dan saling memahami  tentang tanggung jawab anggota. "Sebab maju mundurnya sebuah organisasi terletak di tangan semua anggota. koperasi, "ujar Richardi.

Diharapkan seluruh anggota tentu taat dan patuh terhadap kesepakatan yang telah di buat bersama seperti membayaran pinjaman di bayar tepat waktunya. Pasalnya untuk membayar  dana pinjaman bisa lewat rekening bank pada KPRI Infokom secara non tunai  nantinya, tahap demi tahap kita akan mengikuti kemajuan dunia IT" katanya.

Richardi Akbar sampaikan, kekompakan ini harus terus di jaga, sehingga terjalin  keharmonisan di antara sesama anggota lewat Koperasi KPRI Infokom seperti dalam RAT kali ini.

Jadi hidup itu seperti ombak di lautan bebas, kadang kala ombak tenang dan bersahabat dengan nelayan, kadangkala ombak mengganas dan para nelayan tak bisa mencari nafkah tangkap ikan, jadi kehidupan kita tak obah seperti ombak di laut bebas. Dan kita nilai anggota koperasi Infokom Kota Padang, dapat di katakan koperasi keluarga seiya sekata dalam menghadapi berbagai persoalan demi kemajuan koperasi secara bersama kedepannya.

"Modal pertama sekali yakni sehati, saciok ba ayam sadancing ba basi, jadi persoalan dalam satu keluarga KPRI Infokom  dapat di tuntaskan secepatnya. Kekuatan koperasi ini kekuatannya terletak pada anggota koperasi," ungkap Richardi Akbar. (In7/ tf).


 
Top