Adib Alfikri - Maidestal Hari Mahesa.
INFONUSANTARA(PADANG)- Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang 2018, situasi politik di daerah ini selalu mengalami perkembangan, bak bola liar yang menggelinding kian kemari. 

Baru - baru ini pemberitaan yang terbit di media online sempat menjadi perbincangan yang cukup hangat, bahwa pasangan muda Andre Rosiade - Maidestal Hari Mahesa (ASA) terlihat seperti sudah pacah kongsi. 

Hal itu dikarenakan Andre Rosiade berbalik arah dan menyatakan dukungan penuh kepada Afrizal, B. Ac., Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang untuk maju pada Pilkada Kota Padang 2018 dihadapan awak media pada Selasa, 10 Oktober 2017 kemarin.

Komitmen pasangan Andre Rosiade - Maidestal Hari Mahesa (ASA) ini "buyar" setelah Andre Rosiade menyatakan dukungan kepada Afrizal, B. Ac., Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang untuk maju pada Pilkada Kota Padang 2018. Dukungan itu disampaikannya di hadapan sejumlah kader DPC Gerindra Padang.

Lantas bagaimana nasib H. Maidestal Hari Mahesa yang seakan-akan terzalimi dalam hal ini? Apakah dia berputus asa dan menarik diri dari Pilkada Kota Padang 2018?

Begini jawaban H. Maidestal Hari Mahesa ketika di tanyakan soal ASA. "Tidak. Saya tetap memiliki asa melangkah ke depan. Kita harus sadari, politik itu dinamis, dan bagi saya itulah seninya dalam berpolitik," ungkap Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang ini usai bertemu dengan Adib Alfikri, Kamis, 12 Oktober 2017. 

Ia menegaskan, pasangan ASA tak bakalan bubar dengan pernyataan dukungan Andre Rosiade kepada Afrizal dan kini ada sinyal Andre Rosiade dilirik PKS akan mendampingi Mahyeldi Ansharullah. 

"Tidak, ASA tidak bubar. Silahkan Andre menentukan sikap politiknya, yang namanya ASA kita tetap memiliki semangat kuat dan harapan terhadap suatu perubahan ke arah yang lebih baik untuk kota ini. Kini, ASA itu adalah Adib-Mahesa. Insha Allah," kata anggota DPRD Kota Padang ini.(Im7/by)

 
Top