H.Maidestal Hari Mahesa, Ketua DPC PPP Kota Padang dan Anggota DPRD Kota Padang.

Infonusantara (PADANG) - Politisi muda H. Maidestal Hari Mahesa anggota DPRD Kota Padang yang juga selaku Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang mengimbau generasi muda agar jangan menjadi corong kelompok yang ingin menghancurkan kedamaian dan kebangsaan Indonesia.

"Pada momentum Sumpah Pemuda ini, saya ingin menghimbau agar generasi muda jangan menjadi "corong" orang atau kelompok tertentu yang ingin menghancurkan kedamaian dan kebangsaan kita," ujar politisi muda dari Fraksi PPP Dprd Padang ini,Sabtu(28/10)

Esa mengatakan, apalagi disaat sekarang ini merupakan zaman atau era informasi teknologi, dimana orang dengan mudah mengakses informasi dari mana saja, termasuk melalui media sosial facebook, WhatsApp, dan lain sebagainya. 

"Di zaman atau era IT ini, jangan mudah terhasut. Kita pemuda harus sebagai penyejuk, disaat sebagian orang tua atau pun pemuda terhasut dan terpengaruh oleh berita kebencian, fitnah apalagi hoax. Kita harus jeli menjaring berita," ujarnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-89 tahun 2017 ini, Hesa mengajak pemuda untuk bangkit, menunjukkan jati diri sebagai bangsa Indonesia. 

"Dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, Bangkitlah Pemuda..!! Pemuda Bangkit..!! Tunjukkan jati diri, karya, bhakti untuk negeri dan nagari ..!!!" tegas politisi muda ini.

Menurutnya, pemuda jangan hanya menjadi penonton dan berkicau di luar sana. Pemuda jangan disibukan lagi dengan hal yang tidak berguna. Jangan cuma menjadi penonton dan berkicau di luar sana. 

Saatnya pemuda harus bisa tunjukkan hasil karya di semua lini. Apakah itu sosial, kemasyarakatan, pemerintahan, pendidikan, dan karya nyata lainnya untuk bangsa...!!!" ujarnya dengan semangat.

"Alhamdulillah, Esa mengakui sebenarnya saat ini banyak pemuda yang ingin dan telah menampakan jati dirinya. Untuk itu jangan sia-siakan waktu dan momentum yang ada. Banyak tokoh muda yang sudah berkarya, baik dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, propinsi, bahkan sudah ada di tingkat nasional," ungkapnya mengakhiri. (Im7/by)


 
Top