Infonusantara.PADANG – Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018, Senin (6/2), di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Bungus. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo.

Walikota mengharapkan, Musrenbang kali ini mampu mengakomodasi semua usulan sebelumnya dari hasil Musrenbang tingkat kelurahan. Dimana hasil Musrenbang kecamatan akan dituangkan dalam satu dokumen berupa daftar usulan kegiatan kecamatan untuk diusulkan pada Musrenbang tingkat kota nantinya.

"Setiap usulan pembangunan di 2018 nanti, tetap mengacu pada penuntasan 10 program unggulan dan 10 program prioritas Kota Padang. Semoga pembangunan di Bungtekab pada 2018 nanti dapat menjawab permasalahan masyarakat selama ini," ujar Walikota dalam kegiatan yang diikuti unsur Forkopimka, lurah, Ketua LPM, serta berbagai unsur masyarakat se-Bungtekab itu.

Camat Bungtekab Zulkadri menyebutkan dari sekian banyaknya usulan ada hal-hal pokok yang perlu mengangkat percepatan pembangunan di Bungtekab ke depan. Diantaranya seperti peningkatan perekonomian, kemasyarakatan dan menyangkut pendidikan yang terutama.

“Jumlah sekolah seperti SMA, SMK dan MAN di Bungtekab ini masih sangat minim. Maka itu, kita berharap semoga ada penambahan lagi yang pembangunannya bisa dilakukan di 2017 atau 2018 nanti,” sebutnya.

Zulkadri melanjutkan, pembangunan yang diupayakan selanjutnya yaitu membangun dermaga di Sungai Pisang Kelurahan Teluk Kabung Selatan. Dimana di daerah itu ada 8 pulau yang harus terakomodasi dan untuk itu memerlukan sebuah dermaga.

Kemudian itu tambahnya lagi, pembangunan Jalan Teluk Kabung-Mandeh selaku lokasi wisata, normalisasi Batang Timbalun, lapangan sepak bola di Pasar Laban dan masih banyak lainnya.

"Sesuai apa yang telah kita programkan, anggaran pembangunan yang diusulkan pada 2018 nanti lebih kurang sebanyak Rp274 miliar,” terangnya.

Musrenbang tersebut juga dihadiri Arpendi Dt Tan Bagindo selaku anggota DPRD dapil setempat, Kepala Bappeda Rudi Rinaldi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Zalbadri, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Azwin. (im7/David)
 
Top