Infonusantara.PADANG -- Makin bertambah pesatnya kendaraan bermotor roda dua yang beroperasional saat ini, berakibat makin banyak pula terjadi kasus kecelakaan lalu lintas. Apalagi yang membawa kendaraan masih dibawah umur tingkat pelajar SMP Sederajat yang masih ugal - ugalan.

Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Fraksi PAN mengharapkan agar Pemko Padang melalui dinas pendidikan membuat surat edaran terkait larangan membawa sepeda motor bagi pelajar SMP sederajat, demi mengurangi foktor kecelakaan berlalu lintas khususnya di Kota Padang.

"Jika edaran sudah ada pihak sekolah di minta menginformasikan kepada para  wali murid, agar mereka paham dan tahu dengan aturan yang telah terbit, " sebut Faisal, Rabu(8/2)

Seperti yang kita ketahui, bahwa diusia seperti ditingkat pelajar SMP pastinya mereka banyak yang ugal - ugalan serta dalam hal ini memangnya mereka sudah miliki SIM ?, umurnya kan belum cukup, ini harus menjadi acuan bagi dinas serta pihak sekolah, agar melarang siswa membawa kendaraan.

"Selain itu juga dinas pendidikan melalui sekolah di minta pro aktif melakukan pengawasan terkait hal ini, agar edaran berjalan dan tidak kaku dalam penerapannya. Disamping itu juga kepada para wali murid juga diharapkan konsisten dengan aturan dari dinas dan sekolah yang ada, agar keselamatan pada anak dapat terwujud," ungkap Sekretaris Komisi IV ini.

Kepala Sekolah SMPN 1 Padang, Drs. Hakim , membenarkan bahwa peraturan tidak dibolehkan pelajar membawa kendaraan ini dalam rangka keselamatan untuk diri para siswa tersebut dari kecelakaan yang tidak dapat diduga terjadi serta demi mengurangi keresahan para guru dan wali murid dari hal yang negatif terjadi di jalan raya.

Demi menciptakan kondisi yang aman dan nyaman serta menjaga nama baik sekolah dari tingkah laku kriminalitas dan lain sebagainya yang diperbuat oleh siswa atau pun terkena imbas, para pelajar yang bersekolah di SMP N 1 Padang tidak dibenarkan membawa sepeda motor ke sekolah.

"Pihaknya selaku penanggung jawab dalam persoalan apapun yang terjadi di jam sekolah, telah memberitahukan larangan membawa kendaraan ini kepada para orang tua, alhamdulillah orang tua merasa bangga serta merespon aturan yang telah ditetapkan itu. Para pelajar yang ada bisa diantarkan oleh orang tua serta bisa naik angkot ke sekolah, agar keselamatan para siswa terjamin" ujarnya beberapa waktu lalu.(im7)
 
Top