Mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim periode 2010-2015
Infonusantara.PADANG - Mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim periode 2010-2015 meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Sabtu (11/2) sekitar pukul 21.45 WIB.

Pria kelahiran Pakandangan, Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat pada 28 Mei 1942 Padang Pariaman atau dikenal sebagai rang piaman ini dikenal sebagai tokoh di Sumatera Barat.

Almarhum merintis karier sebagai birokrat sejak 1976 dan pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 15 Agustus 2010 sampai 15 Agustus 2015.

Sejumlah penghargaan dan tanda jasa pernah diterima selama karirnya, diantaranya : Satyalancana Karya Satya 20 Tahun berdasarkan Keputusan Presiden RI (2 Mei 2000). Piagam Widyakrama dari Presiden RI (2 Mei 2004). Penghargaan Manggala Karya Kencana (29 Juni 2006). Penghargaan Tokoh Peduli Kemiskinan dari Tim Independen Universitas Andalas (2006).

Almarhum menjejaki bangku pendidikan, SD Negeri tahun 1955 Pakandangan SMP Tahun 1962 di Padang Panjang SMA/ C Tahun 1963, di Padang Sarjana Akuntansi tahun 1976 Fakultas Ekonomi, UNPAD Bandung Pasca Sarjana, Magister Manajemen Universitas Negeri Padang Tahun 2004 di Padang

Sebelumnya, Almarhum banyak mengabdikan dirinya pada lembaga negara Bulog dan pernah menjadi Bupati Padangpariaman dua periode pada 2000-2010.

Pada tahun 2010, Muslim memenangkan pemilihan kepala daerah sebagai Wakil Gubernur, dengan pasangannya Irwan Prayitno sebagai Gubernur Sumatera Barat. Muslim Kasim adalah Wakil Gubernur Sumatera Barat tertua saat menjabat.

Kemudian pada Pilkada Gubernur 2015 Muslim memutuskan maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Fauzi Bahar yang mendaftar ke KPU setempat pada 28 Juli 2015. Beliau berpasangan dengan Fauzi Bahar yang juga memiliki kesamaan yaitu sama-sama menjabat sebagai kepala daerah selama dua periode.

Ditutup usianya, Almarhum Muslim Kasim meninggalkan satu orang istri Nasrida Muslim, dan lima orang anak yakni Harry Husnan Kurniawan, Ricky M. Barkah, Kemal Bahren Pasha, Kamil Bahren Pasha dan A. H. Zuchri.(im7)
 
Top